Kriteria Pemilihan Investasi Atau Proyek Di Indonesia

Kriteria Pemilihan Investasi Atau Proyek Di Indonesia

Egametube.com | Kriteria Pemilihan Investasi Atau Proyek Di Indonesia

Keputusan investasi adalah keputusan manajemen keuangan yang paling penting di antara tiga keputusan jangka panjang yang di buat oleh pengelola keuangan. Kriteria pemilihan investasi, harus di dasari dengan analisis yang akurat.

Disebut penting karena, selain berinvestasi pada bisnis yang membutuhkan modal besar, keputusan tersebut juga mengandung risiko tertentu dan secara langsung mempengaruhi nilai perusahaan. Di Negara kita, Kriteria pemilihan investasi atau proyek di Indonesia perlu di analisis lebih matang.

Buka Juga Artikel : Ide Bisnis Online Untuk Pelajar & Mahasiswa

Karena, Investasi adalah modal usaha berupa aset seperti pabrik dan peralatan, dan aset tersebut dapat menghasilkan pendapatan dan arus kas. Pengeluaran modal yang di tanamkan perusahaan pada suatu proyek akan menentukan arah strategis perusahaan agar perusahaan dapat menghasilkan return yang maksimal.

Manajemen perusahaan bertanggung jawab untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Dengan memaksimalkan nilai perusahaan, pemegang saham juga akan menerima pengembalian investasi mereka. Maka dari itu, manajemen harus memahami bagaimana kriteria pemilihan investasi sebelum melakukannya.

Kriteria Pemilihan Investasi Atau Proyek Di Indonesia

Secara umum, langkah-langkah yang harus diikuti dalam keputusan investasi adalah sebagai berikut :

  • Melihat usulan dan tawaran investasi
  • Perkirakan arus kas dari investasi yang di usulkan sebelumnya
  • Mengevaluasi pengembalian investasi dengan menggunakan berbagai metode untuk mengevaluasi kelayakan investasi
  • Memutuskan untuk menerima atau menolak tawaran investasi

Kriteria pemilihan investasi di gunakan untuk mengukur manfaat dan biaya yang di keluarkan dari suatu proyek. Apabila kriteria pemilihan investasi atau proyek di Indonesia ingin di lakukan, Setidaknya ada dua metode untuk mengevaluasi profitabilitas suatu rencana investasi, yaitu :

  1. Metode Tradisional, dalam metode tradisional terdapat dua criteria yang di gunakan untuk mengevaluasi profitabilitas rencana investasi yaitu periode pengembalian modal (payback period ) dan tingkat pengembalian akuntansi (accounting rate of return)
  2. Metode non-tradisional, ada tiga jenis ukuran laba yaitu Net Present Value (NVP), Profitability Index (PI) dan Internal Rate of Return (IRR).
Buka Artikel Ini :  Perdagangan Bebas Adalah Salah Satu Bentuk Globalisasi Dalam Bidang

Untuk mengetahui kriteria pemilihan investasi tersebut, di perlukan analisis keuangan. Dengan analisis, maka manajeman dapat membandingkan biaya dan manfaat untuk menentukan apakah suatu proyek akan menguntungkan atau tidak. Kriteria pemilihan investasi atau proyek di Indonesia juga harus melalui proses analisis, apakah proyek tersebut layak untuk di kerjakan atau sebaliknya.

Berbagai Kriteria Pemilihan Investasi

Kriteria Pemilihan Investasi Atau Proyek Di Indonesia

Dalam ilmu investasi, kamu perlu mempelajari beberapa kriteria pilihan, sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Kriteria investasi yang di gunakan antara lain, Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Rate of Return (PR), Payback Index (PI). Berikut penjelasanya :

  1. NPV ( Net Present Value )

Nilai NPV adalah kriteria investasi umum yang di gunakan untuk mengukur apakah suatu proyek layak atau tidak. NPV juga dapat di gunakan untuk menentukan kriteria pemilihan investasi atau proyek di Indonesia.

Net present value (NPV) menunjukkan keunggulan keuntungan di bandingkan biaya. Kami akan mengatakan bahwa jika nilai NPV lebih besar dari nol, adalah mungkin untuk melanjutkan investasi, dan jika nilai NPV kurang dari nol, investasi tidak mungkin di lanjutkan.

  1. IRR (Internal Rate of Return )

IRR adalah tingkat diskonto yang sama dengan nilai nol dari arus kas masa depan yang di harapkan proyek. Atau dengan kata lain, tingkat diskonto yang menghasilkan nilai sekarang yang di sesuaikan (APV) adalah nol. IRR juga dapat di anggap sebagai tingkat pengembalian bersih atas investasi dalam suatu proyek.

  1. Payback Period ( PP)

Metode ini cukup sederhana dan mudah untuk mengevaluasi proyek pada anggaran modal. Periode pembayaran di nyatakan sebagai jumlah tahun yang di harapkan untuk dibayar kembali pada investasi awal. Ini juga dapat di terapkan dalam menentukan Kriteria pemilihan investasi atau proyek di Indonesia.

Buka Artikel Ini :  Pancasila Sebagai Dasar Negara Dipergunakan Untuk

Kriteria untuk menentukan di terimanya suatu proyek adalah payback period yang paling singkat. Tidak ada batasan waktu yang jelas. Metode ini sering di gunakan sebagai indikator tingkat risiko suatu proyek, semakin lama payback period maka semakin berisiko proyek tersebut.

  1. Indeks Profitabilitas (PI)

PI adalah rasio perbandingan kesenjangan keuntungan antara total investasi dan biaya operasi dan pemeliharaan. Nilai masing-masing variabel di sajikan sebagai current value atau nilai diskonto dari nilai perusahaan dengan discount factor.

Baiklah, mungkin itu dulu yang dapat admin sampaikan mengenai Kriteria pemilihan investasi atau proyek di Indonesia. Dalam pemilihan investasi perlu di lakukan analisis menggunakan metode di atas. Semoga artikel Kriteria pemilihan investasi atau proyek di Indonesia dapat bermanfaat untuk kamu, terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.